Jumat, 12 Juli 2013
Wanita untuk Pria Malas
Bila memang pada hakikatnya wanita itu mahluk penghebat,
Lalu siapa yang akan menghebatkan mereka ketika mereka kecil, jatuh dan ketika mereka dipandang tidak hebat??
Sedangkan suami dan kekasih mereka masih mengenakan sarung di pinggang. sedangkan suami atau kekasih mereka malas seprti kuda nil.
Terbalik, atau memang semesta sudah sedemikian mengaturnya hingga berjalan demikian.
Aku mulai curiga, zaman sepertinya mulai bosan dengan konvensi ruang dan waktu yang itu-itu saja.
Dan lagi siapa sesungguhnya konseptor waktu dan hari?
Kenapa ia hanya menggunakan 24 sebutan untuk jam, kenapa ia hanya menamai 7 sebutan untuk hari.
Penipu!!
Nyatanya, kita tidak pernah menerima satu pun dimensi yang sama, entah itu ruang atau waktu.
Teorinya hanya sampai pada the javu yang bersifat individualis.
Wanita,
kodrat kita mulai menua, beruban dan ditiadakan, berlahan, lambat laun.
Langganan:
Komentar (Atom)